RECENT COMMENTS

4/footer/recent
Tampilkan postingan dengan label #barokahalways. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #barokahalways. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Oktober 2023

Kadang rindu itu menyebalkan

Pengen sekali ngomong kangen. Kok susah ya. Lebih baik jangan yaa. Sudah tidak bisa. Jangan dipaksa. Nanti malah rugi sendiri. Menggunakan alasan apapun juga tidak disarankan. Berbahaya sekali. Pengen nangis juga sungguh terlalu (duniawi). Kalau kata Ayah Pidi "Melupakan itu sulit, mengingat juga sulit apalagi saat ujian". Perasaan masa lalu kadang-kadang hadir pas tepat lagi gak ada kerjaan ya thoo. (#bahayanganggur #kerja3x). Mau gimana lagi liburan kuliah yang cukup panjang membuat saya sendiri kadang belum terlalu dewasa untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Selain masak mie, motoran, nyanyi2, mengulik-ngulik masa lalu adalah hal yang bisa dilakukan untuk seorang jomblo pengangguran pemimpi besar ini. Sungguh kegiatan yang tidak mencerminkan posisi saya saat ini, yaitu menjadi manusia muda. 

Sebagai manusia muda yang bebas "we will young and will and free" lirik lagu pak dhe snopdog, ya harus sadar kalau sudah diberi kesempatan yang tidak semua orang bisa memilikinya. Harus bisa memanfaat waktu sebaik mungkin. "Lek yo ngono to pak, mashokk ra?", malah kangen-kangenan. 

Wahai manusia muda janganlah kalian terlalu ngganggur!. Efeknya memang tidak terasa sekarang. Mungkin bisa 5 tahun lagi, 10 tahun lagi, atau 20 tahun lagi. Yang jelas kalian harus "obah" GERAKK. 

Minggu, 10 September 2023

Belajar Menulis Puisi berjudul Teman-teman.


Umur saya sudah hampir menginjak 20 tahun (tambah tuwek, tapi masih muda). Teman-teman saya jelas masih muda juga. Belajar membuat puisi tentu masih boleh dan tidak dilarang negara. Puisi ini tidak semerta hanya teman saya yang bisa menikmati. Orang asing juga bisa (bayangkan saja menjadi teman saya). Dan alhamdlillah saya tetap menghormati semua orang tua karena mereka lebih dulu ada di bumi. Bingung ya?, saya pun bingung, ntar kalau gak bingung pas udah disurga (Aldi Taher).

Bismillah..
Teman-teman, bahagialah..
Karena dengan bahagia, semua aspek dari kehidupanmu akan digampangkan...
Dan jangan lupa sedih, karena itu juga menjadi sebab kebahagiaanmu...

Maaf jika aku lupa namamu
atau lupa wajahmu
umur kita akan terus bertambah
kalau kata ayah pidi, lupa itu mudah, dan tidak masalah    
yang penting jangan benci terlalu murkah

Maaf jika aku lupa rumahmu
atau lupa nama tengahmu
atau yang tidak punya nama tengah
Tentu tak masalah

Karya manusia muda
Kopi pake gula
Celana dalam masih dua
Becyandha-becyandha

Mencoba meng-abstraksi "Meja Kursi"

Meja itu terlihat seperti kayu yang mati dan bermanfaat. Walaupun tidak semua tentang kayu. Ada komponen alumunium dan plitur yang juga turut membuatnya berbentuk seperti meja. Meja juga memiliki teman namanya kursi. Namun, tidak semua meja meminta kursi untuk menjadi temannya. Teman yang hampir selalu bersama-sama. Di kafe, di rumah, di warung, dan masih banyak tempat-tempat mereka saling berkumpul. Kadang meja membutuhkan kursi, kadang pula kursi membutuhkan meja. Kadang malah penak lesehan. Penggunaan kata kursi daimbil dari bahasa arab "kursiyun"(bahasa arab yang diindonesiakan). sedangkan meja saya tidak tahu persamaan kata bahasanya. 

Ada sebuah kutipan menarik tentang kata meja kursi dalam satu kalimat Mbah Alm.Albert Einstein. Seorang fisikawan kelahiran jerman. "Meja, kursi, semangkuk buah dan biola; Apa yang dibutuhkan seorang pria untuk bahagia?" kalau tanggapan masyarakat desa saya mungkin akan memiliki pola yang sama. "Meja, kursi, secangkir kopi dan rokok surya; Apa yang dibutuhkan pria untuk bahagia?"

Ada banyak sekali jenis meja. Secara fungsionalitas, meja memiliki umur yang lebih tua dibandingkan kursi. Dalam bayangan saya, kebutuhan manusia secara naluri akan membutuhkan meja terlebih dahulu, sebelum naluri nya membutuhkan kursi. Tapi ternyata pendapat ini belum benar jika menurut chatgpt. Chatgpt menarik hal ini secara historis, menurut mesin ini, kemungkinan besar kursi diciptakan duluan sebelum meja. Chatgpt memberikan pengetahuan tentang bagaimana kursi difungsikan untuk orang yang memiliki kedudukan atau status sosial yang tinggi. Sedngkan meja akan selalu identik dalam dunia perpolitikan. Seperti KMB(Konferensi Meja Bundar), Meja panjang yang digunakan presiden putin untuk menemui presiden negara lainnya. Tentu, perdebatan meja dan kursi lebih duluan mana semoga akan bisa bermanfaat untuk anak cucu. Renungkanlah sebuah quote dari Biksu Tong "Kosong adalah isi, Isi adalah kosong".

Minggu, 03 September 2023

Ya begitulah Ayad-ayada


Memang kalau kata orang bijak pengalaman adalah guru terbaik. Tapi menurut saya guru terbaik adalah teman itu sendiri. Karena dengan mempunyai teman kita bisa belajar berbagai pengalaman dengan mereka. Ujung-ujunge lha pengalaman to bosku.... 

Bertanya dengan pertanyaan sengawur-ngawur pun kalau sama teman tak ada sungkan. Lha pertanyaan seperti gimana cara istiqomah jika kita tanyakan kepada guru jawabnya jelas dengan teoristis, agamis, atheis, analisis. Beda kalau pertanyaan ini saya lontarkan pada teman, jawabanya mungkin mengandung anarkis, marksis tapi jawaban itulah yang memang kadang memuaskan. Hal seperti inilah yang kadang saya tanyakan pada sosok teman yang bernama Ayad ini. 

Memang secara hirearki sosial agak kurang pantas jika saya menyebutnya teman, akan lebih pantas jika saya menyebutnya atasan, mas, atau calon bos (hehe). Tapi saya sadar dunia hanya permainan mungkin ayad akan risih jika saya menulisnya seperti itu hahaha.

Jadi begini yad, calon bos, aduh saya kok jadi ngawur gini ya. Maafkan saya yad, eh mas ayad.

Pada saat masih di pondok, saya termasuk salah satu orang yang mengidolakan beliau ini. Tak heran, Ayad atau mas ayad ini adalah sosok yang populer tatkala menjadi kakak kelas saya dahulu. Wakil ketua osis, watak yang terlihat dingin, wajah yang memenuhi kriteria sosial jelas membuat cewe-cewe angkatan saya yaa ter unch-unch. Tentu, alasan saya mengidolakan beliau bukan karena tampan. Namun karena pemikiran (taii👆). Saya mengenal ayad adalah ketika saya diospek (ospek santri baru). Kesan pertama saat melihat ayad adalah pemberontakan. Bertampang keras, berambut tipis (botak kala itu), dengan senyumnya yang malu-malu asu. Terlihat dari tekstur wajahnya beliau ini memang beringas keras. Bahkan ketika saya dipondok selama 3 tahun saya tidak mau atau tidak pernah(gak wani maksude) ngobrol sekalipun dengan ayad. Kalau kata Agus Milyadi penulis sekaligus influencer itu mengatakan "kadang kita perlu menjaga jarak dengan idola". Ya kalau sudah kenal jadi bukan idola lagi.    

Pertama kali bisa ngobrol dengan beliau adalah ketika saat sudah saya lulus pondok atau saat saya sedang menjadi mahasiswa yang sama-sama kuliah di jogja. Kedekatan loyalitas antar alumni pondok kami memang tidak pernah diragukan. Sambutan hangat alumni yang lebih dulu di jogja selalu menjadi tradisi yang sudah melekat. sst saya pengin kembali ke mas ayad dulu ini. Entah mengapa saran-saran kehidupan yang diucapkan ayad selalu terdengar melodius bagi saya. Mungkin orang lain juga merasakan hal yang sama. Wajah yang dulu terlihat keras sekarang cenderung unyu. Dan setelah sudah sering bertemu, orang yang dulu saya idolakan sekarang sungguh tiada sudi bibir ini mengucapkan. 

Dibalik sedikit latar belakang yang terlihat keras, ayad juga memiliki kekonyolan yang kadang saya cuma mengiyakan. Boleh dipercayai atau tidak. Mungkin teman atau pacarnya juga sepemikiran dengan saya. Ayad selalu mengatakan " Aku iki kalau ngerokok rasanya mau muntah" sudah hampir 3 kali orang ini berbicara pada saya dengan jari yang menggapit rokok.

Ayad menjalani kehidupan di Jogja dengan mengambil kuliah Hukum di UII. Salah satu kampus yang menjadi bagian orang besar Pak Mahfud dan Gus Baha'. Ia juga akan mencoba keperuntungan bisnis di dunia perwangi-wangian. Dan jujur sebetulnya saya tidak pernah tahu detail kehidupan seorang Ayad-ayada. Tulisan ini murni karena nafsu saya yang kebetulan muncul sebagai ujung pembuktian karena saya ditawari kerja untuk projectnya. Yang sebenarnya tidak perlu pembuktian, jan bodo tenan aku jane. Saya juga tidak melakukan penelitian tentang ayad. Faktor malas salah satunya. Saya hanya menerima saran dari Mas Moto (sahabat yang lebih tahu ayad) yang ikut menyuarakan "Tulisen penjahat kelamin". "Loo Ga bahaya Ta" lek gini ya to calon boss.


sedikit tambahan, hal yang kemungkinan kecil benar adalah bahwa ayad ini menurut saya hidupnya akting. Jika benar wahh perlu belajar lagi muaass. 



Selasa, 06 Juni 2023

Sebuah Seni Memahami "Syaiful Isa" (Explicit Content)


"Hello world" merupakan program pertama yang ditulis oleh orang-orang yang belajar kode. Ini juga dapat digunakan sebagai tes kewarasan untuk memastikan bahwa bahasa komputer diinstal dengan benar, dan bahwa operator memahami cara menggunakannya(Wikipedia). Kata ini adalah salam saya untuk menyapa makhluk dari berbagai macam dimensi yang dimaksudkan agar membantu saya dalam penulisan proyek ini. Bukan proyek besar atau penting, tidak juga dibiayai. Melainkan kepekaan beberapa teman untuk membantu masyarakat selingkup teman saya sendiri untuk dapat memahami atau paling tidak merasa win-win solution atas kejadian-kejadian di luar nalar didalam dialog seorang Syaiful Isa. 

Para pembaca sekalian, saya akan membawa kalian semua untuk memasuki sebuah dimensi dimana kalian semua akan merasakan kegalauan, kecemasan, dan lebih parah lagi yaitu ketawa-ketawa sendiri. Harap untuk teman-teman bersiap memahami karena ini sangat perlu untuk keperluan sosial berkomunikasi. Kalian pasti sudah resah jika menemukan seorang ini pada saat apapun, ngechat di grup wa, berbicara sendiri, menanggapi apa yang tidak perlu ditanggapi, pokoknya yang berhubungan dengan interaksi sosial. Menurut saya, beliau memang diciptakan seperti itu (authentic). Memang manusia juga diciptakan memiliki ke authentickannya masing-masing. Tapi untuk sosok yang satu ini sangat memberontak standard sosial berinteraksi. Saya terus mengamati untuk menangkap pola nya dalam berinteraksi. Alhamdulliah saya masih satu kontrakan dengan beliau. Jadi proses karya penelitian ini dapat dilakukan dengan cepat. 

Sebelumnya, kita tarik ulur sejarah beliau ini terlebih dahulu. Konon katanya, solusi akan bisa didapatkan dengan mempelajari sejarahnya terlebih dahulu. Kemudian kita akan bisa menangkap polanya. Seperti filosofi busur panah yang akan di tembak menuju target. Busur panah akan ditarik mundur dahulu. Kemudian saat dilepas, busur itu melesat sangat jauh menembus target. Beliau kecil tinggal di daerah Jabodetabek tepatnya di Tangerang Selatan. Saya tidak tahu ya rasanya kecil di Tangsel itu seperti apa rasanya. Yang jelas faktor lingkungan ini mungkin sangat memengaruhi. Kemudian semasa SMA beliau mondok di Jawa Timur. Jelas sangat mengalami culture shock perihal bahasa dan budaya. Tiga tahun beliau ini mondok, membuat skill bahasa jawa beliau serta sifat-sifat beliau sudah bercampuran, antara Tangsel dan Jawa Timur. Hal ini mungkin dapat menjadi hipotesa mengapa beliau cara berirentaksinya agak lain (bebeda maksude). Dan beliau sekarang bertinggal di Jogja untuk menjalani aktivitas kuliahnya. 

Saya memiliki beberapa sampel tentang cara beliau mencoba berinteraksi. Sampel ini diambil cuma di grup WA, yang kebetulan satu grup dengan beliau. Nama beliau disamarkan dengan coret biru.

gambar1. Ucapan HBD

gambar2. QOTD

gambar3. Info-info




Maaf, saya hanya mengambil tiga sampel saja. Mohon dimaklumi, karena jika diambil sampel banyak, nanti malah kayak lapraknya mahasiswa IT. Fenomena yang sangat banyak sekali, tidak semua dapat di arsipkan. Seperti kejadian-kejadian yang tidak berada dalam layar genggam. Saya mohon maaf sekali lagi pada pembaca. Gambar itu jika ditafsirkan akan mengandung initisari yang banyak ilmunya. Ya emang tidak salah sih. Perhitungan (1 + 7 = lebih dari satu), juga nggak salah. Ya seperti itu lah. Bahwa dari setelah kejadian itu semua, saya cukup bisa menyimpulkan sosok beliau ini cuma ingin cari perhatian. 


NB : Tulisan yang hanya bercanda, kalau nggak lucu di lucu-lucuin aja. Biar saya juga ikut senang, beliau juga ikut senang. Tidak ada yang merasa dirugikan. Part 2 ?. Salam.

gambar4 . Guyon broo.









Minggu, 04 Juni 2023

Dimana kamu


Akhir -akhir ini aku jarang melihat mu

Tumben, satu poto storypun gak kelihatan

Hmm kamu yang hilang ...


----------------------------------------


"Menulis itu bisa dimanapun, buku saya sendiri ditulis cuma pake hp". Kata Puthut ea yang selalu menjadi motivasi saya untuk menulis. Namun, puisi ini tidak saya lanjutkan karena malu menuliskannya. Entah mengapa ketika saya menulis ini, saya merasa selalu diperhatikan. Dan saya tidak nyaman dengan kondisi seperti itu. Tentu pada kondisi aslinya tidak seperti apa yang saya rasakan. Padahal cuma GR saja. Saya menulis ini ditempat warung nasi goreng terenak se daerah yang dekat dengan kontrak an (Jogja).


----------------------------------------


Hal yang aneh pun ada. Tepat setelah ku menuliskan itu. Kau muncul hingga hari ini, Aku tidak tahu kenapa ?. Kalau menurut agama, setiap ucapan adalah doa. Ya agak aneh, aku tidak pernah mengucapkan. Apakah tulisan juga bagian dari ucapan. Yang jelas masih berbeda artian. Gimana?. Atau kata-kata setiap ucapan adalah doa tidak tepat. Atau bisa jadi ucapan yang dimaksud disini hanyalah template yang sebenarnya  berartian hati terdalam. Hati yang sering berbicara sendiri. Hati yang kadang tidak terkontrol. Bagaimana kalau pas tidak terkontrol itu terucap di hati, yang sudah diingatkan seorang musisi bernama dere.


Heeey manusia berisik, punya hati tapi tak hati-hati

Beralaskan logika, sering merasa benar


Terimakasih mbak dere yang sudah mengingatkan.


Plot twist


Dan kau cuma muncul sebentar.

Sabtu, 27 Mei 2023

The Begining (Project Besar Republik PakPehh )

    Tepat hari ini, sebelum maghrib, aku sudah menemukan pusaka ku. Dua pusaka yang kuyakin dapat membawa ku mengelilingi benua eropa. Mengapa aku sangat yakin sekali?, tidak tahu. Entah mengapa hati dan kepala hari ini sepakat tentang mimpi yang di raih oleh anak muda ini. Para wayang selau identik dengan senjatanya seperti Bima dengan Gadha Rujakpolo , Arjuna dengan Panah Pasopati, Yudhistira dengan Jamus Kalimasada, dan masih banyak para tokoh wayang yang dikenal dengan senjatanya. Mimpi yang akan menjadi kenyataan akan lahir dariku. Tidak ada pembuktian pada apapun dan siapapun. Hanya bertanggung jawab atas apa yang menjadi tanggung jawabnya sebagai manusia. Manusia yang sebenar-benarnya manusia. Manusia muda yang tak pernah menyerah mengejar mimpi. Aku sangat yakin itu. Pegang janji ini, teruntuk diriku sendiri. Kau harus yakin bahwa mimpi itu bisa diraih. Jangan berharap dunia akan membantumu, mendukungmu, memujimu. Jangan pernah suka dipuji, karena itu adalah racun yang suatu saat akan merusakmu. Dangan jangan lupa, sertai doa. Awali dengan menyebut nama tuhanmu yang maha pengasih lagi maha penyayang. Setelah ini, kau akan memasuki awal kehidupan barumu.  

    Eropa, dimanakah itu. Jiwa ku mungkin sedang asik berjalan-jalan di Eropa. Raga ini belum bisa mengikutinya. Dia masih sibuk berperang dengan hawa nafsunya. Aku tidak pernah menyalahkan musuh yang diciptakan pada ragaku ini. Aku hanya benci ragaku selalu kalah dan tidak pernah mau berjuang habis-habisan. Senja tidak selalu indah, hujan tidak selalu menghasilkan pelangi, tapi indah selalu datang tepat waktu. Hal terindah pun datang, disaat jogja menjadi kota pertama yang menjadi labuhan kota pertamaku. 


Dua pusaka yang konon katanya ditemukan dan diyakini disaat setelah bangun tidur. 


NB : Mohon maaaf tulisan ini agak lebay, ya gak papa, kadang manusia butuh lebay untuk membuat hidupnya lebih berwarna (tapi udu pelangi). Tulisan ini saya buat setelah bangun tidur sore-sore. Jadi mohon dimaklumi, saya gak habis pikir kok bisa tulisan saya seperti itu yaa. Ya tau sendiri lahh tidur sore gak baik bagi kesehatan jiwa. 

Padangmbulan padange koyo rino..
Rembulane ee sing awe-awe..
Ngelingake ojo podo turu sore..
Kene tak critani kanggo sebo mengko sore..

D ., TT . D ., D . TT . T . D (Lanangan)
D . T . T ., DD . D . T ., TD (Wedokan)

Sabtu, 08 April 2023

Sebuah Surat untuk Diri

Yth. Ibu Jiwa
 
Entah rasa apa ini,  saya pun tidak tahu. I feel free but i'm loss. I loss my mind. Aku kehilangan diriku. Dirimu yang mana?, kau selalu menghianati dirimu sendiri, dirimu yang mana?. Rasa rindu akan mencintai, kau pikir cinta itu cuma sebatas logika, tanpa makna, yang bahkan tanpa kata itu sendiri. Aku selalu sulit menjadi dewasa. Umur yang sudah menua, tidak membuatku tumbuh. Apalah diriku ini. Diri tanpa kehadiran seorang diri. Kau selalu lupa akan tujuanmu. Kau tidak pernah menganggap dirimu itu ada. Apalah dirimu ini. Mencintai juga tidak akrab denganmu. Apalah daya pengalaman, perjalananmu selama ini. Jika didalam rumus ekonomi, kau pun rugi. Buku-buku, pernenungan, lingkungan, selalu kau sia-siakan. Apalah sebab ketakutanmu itu. Kau pun takut untuk menjawab ketakutanmu sendiri. Bukan berarti kau lemah. Kau kuat dialam ruang dirimu yang lain. Kau hebat didalam perenunganmu. Apalah arti perjalanan selama ini. Apa guna tubuh sehatmu, sampai kesehatan pun membenci dirimu. Apa yang kau banggakan.

Minggu, 26 Maret 2023

Tidak Ramah Puasa



Entah mengapa tubuh saat puasa kali ini membuat saya seharian bisa isinya tidur tok. Saya terus menyalahkan tubuh saya yang bisa-bisanya tidak kuat menahan puasa. Bangun cuma ngecek chat wa, ngeces HP, kemudian tidur lagi. Sungguh kami adalah pria-pria kesepian, jauh dari rumah dan ditinggalkan cinta lirik lagu Sheila On 7. Padahal hampir setiap tahun sesudah saya menginjak kelas 3 SD(jangan dihujat) saya baru melakukan ibadah ini. Menulis yang modalnya cuma laptop, tidak bisa saya lakukan saat puasa. Kok bisa sampai selemah ini. Setelah mencoba melakukan perenungan yang tidak sengaja. Berikut adalah hasilnya.

Pertama, Tidur adalah hal yang sangat mudah bahkan dilabeli ibadah yang saya sering lakukan selama puasa ini. Bahkan saya sudah mencetak rekor, ibadah setelah sholat subuh kemudian bangun setengah dua siang. Ditambah overthingking salah satu lagu bondan prakoso, ketika mimpimu tak begitu indah "assek", tak penah terwujud ya tidur lagi, benerin posisi tidur yang nyenyak, kalau sudah terwujud, cepetan mandi dan jangan lupa baca niat. 

Kedua, pergi ke masid-masjid yang memberikan buka gratis serta tidak ada pengajiannya. Karena cuma disitulah tempat saya keluar kontrakan selain kuliah dan angkringan. Bemodal niat dan usaha sedikit untuk dapat berbuka secara gratis. Meskipun menunya tidak bisa pilih-pilih. Kalau dapat ayam ya bersyukur, kalau dapat tahu tempe ya jadi bahan guyonan dan sedikit misuh-misuh "kucing-kucing". 

Ketiga, bingung mau traweh dimana. Yang ujung-ujung nya cuma bingung. Kemudian kejadian selanjutnya hanya allah yang tahu.

Tulisan ini murni karena paksaan saya terhadap diri saya sendiri, karena benar-benar tidak tahu mau ngapain lagi. Pikiran saya sebenarnya "Allahummalakasumtu ......." dengan yang manis-manis.


Minggu, 19 Maret 2023

Salah sebagian teman part 3 "Jalan yang jauh jangan lupa Fortta"

Bagi yang belum tahu, fortta merupakan nama panggilan dari nama angkatan saya pas di pondok. Fortta alias Forttablazed, alias effort to de Blaze ini kalau dijelaskan secara filosofis saya pun tidak tahu maksud artinya (maaf yang bikin nama). Ya kalau diketahui juga tidak penting-penting amat untuk hidup saya. Sudah hampir setahun angkatan ini lulus dari pondok. Perjalanan teman-teman pun berbeda-beda. Ada yang milih jalan sendiri, ada yang karena nasib (pilihan orang tua), ada yang nabrak-nabrak, ada yang numpang jalan, dan masih banyak lagi. Yang penting harapan saya mereka semua terus berjalan, pelan-pelan tapi terus, ora mung jalan di tempat, atau lari sebentar terus capek, berhenti. Sampai jalan makadam pun terjang saja, jangan cuma sambatan. Meskipun asline yo ancen gak penak (ya ga enak)gronjal-gronjal marai loro sudu'en. 

Banyak dari teman-teman yang melanjutkan untuk kuliah. Ada juga yang belum, ada yang sudah kerja, ada yang dua-duanya(kuliah kerja), bahkan ada yang masih di pondok. Padahal, dalam hati saya nungguin siapa yang nikah duluan. Bayangkan baru lulus, satu diantara teman-teman ada yang nikah. Pasti sangat seru sekali mendengarkan cerita aksi pergulatan ranjang mereka. Saya sendiri senang melihat keluh-kesah teman-teman melewati perjalanan pencarian jati diri. Meskipun juga tidak semuanya bahagia. Namun, mereka tetap ikhlas menjalani kehidupan dunia luar yang serba bayar parkir. 

#skip aja, curhat. Tepat saat selesai acara di Malang. Melihat fenomena teror bayar parkir yang ternyata lebih parah daripada di kota kuliah saya(Jogja). Saat mengantarkan teman untuk ngambil duit di atm. Sengaja saya tidak turun dari sepeda motor dan posisi motor tetap saya nyalakan, kemudian teman saya turun mengambil duit. "BAJINGAN" batin saya. Tukang parkir ini tetap meminta untuk membayar, teman saya memberikannya tanpa rasa marah sedikitpun. "Ora batin a Sa?" tanya saya. "Ya mau gimana lagi wes biasa ngono iku" jawab teman saya. Moment membayar parkir merupakan salah satu bentuk ikhlas tersulit menurut saya. #skip aja, curhat 

Fortta menurut saya juga tidak kompak-kompak amat seperti yang di gaungkan di yel-yel video. Bila saya mengamati, angkatan saya ini terpecah menjadi banyak, seperti ormas di negara ini. Santos genk, Paido Team, LAB genk, Sekber genk, Mia genk (1,2,3,4), IIS genk, kedinasan genk, keterimaDuluan genk, UTBK genk, Khos genk dan diantara genk-genk itu masih memecah banyak lagi. Namun genk-genk ini bersatu dengan kualitas terbaik mereka untuk memberikan yang terbaik pada ibu dari genk-genk ini "Forttablazed". Segala faktor penghambat kemajuan di serang oleh agen-agen terbaik mereka. 

Tulisan ini hanya opini sederhana yang sebenarnya kisah teman-teman tidak sesederhana itu. Wajar, sebagai orang biasa yang malas untuk riset dan menulis banyak. Saya juga tidak perlu effort menanyai satu-satu nasib mereka. Dan opini ini hanya ditujukan pada angkatan cowo. Dikarenakan minim pengetahuan tentang teman-teman cewe jadi saya tidak bisa menuliskannya(sok asyu). Semua teman-teman pasti memiliki banyak cerita unik saat mereka sudah menjalani kehidupan dunia luar.  Esensi menumbuhkan jenggot masa muda (tanya agym). Berkuliah di negara petasan (tanya jimbon). Berkuliah di institut seni (tanya said). Esensi menjalani kehidupan dewasa(tanya alex). Expert English language tanya (isom). Berkuliah dibayar ngabdi (tanya tegar). Berkuliah penuh ujian tekanan (tanya haikal). Berkuliah dengan pacaran (tanya jeyhan, ilul, irsa, bopung, danang). Berkuliah dengan rambut gondrong (tanya jepon). Berkuliah dengan pencak silat (tanya ahga). Berkuliah dengan investasi (tanya bagong). Berkuliah karena belum siap nikah (tanya fawas). Berkuliah mencari barokah dosen dengan cium tangan serta tidak jelas dan tetap menjomblo, tanya saya hahhahaa (sedikit promosi). 

Kamis, 16 Maret 2023

Salah seorang teman Part 2 "Nanti Kita Cerita Tentang Doyok"

Yth, Bapak alm Wakhid

Doyok, alias Alfin Hisyam Chakim, yang bahkan saya harus tanya dulu nama aslinya karena sudah lupa, adalah salah satu dari beragam spesies unik di jajaran teman saya sendiri. Jika kita sebagai orang asing yang tidak mengenal doyok, bisa dibayangkan dengan orang cina (cindo), memiliki otot yang besar, muslim yang taat (menggunakan kopyah dimanapun),  bak mualaf cina salah pergaulan. Mengambil jurusan filsafat adalah jalannya, berkuliah di dekat rumah adalah jalan(kemauan) almarhum ayahnya.Yang pasti ayahnya sekarang merasa sangat senang karena kemauannya dituruti. Beliau pasti tersenyum di alam sana, melihat anaknya patuh padanya. 

#Skip aja, curhat

Saya sangat tidak pintar untuk menulis deskripsi tentang orang bahkan teman saya sendiri. Selalu ada pertukaran dalam diri saya tentang sifat-sifat orang. 

diri1 : "orang ini baik", saat mood saya baik (uang banyak)

diri2 : " wahh, ora apik wong iki" saat mood saya tidak baik (lagi gaada uang)

Menulis deskripsi orang merupakan ilmu yang sangat sulit, berbeda kacamata, berbeda mood, sangat berpengaruh terhadap tulisan. Perlu kebijaksanaan yang tinggi. Karena sebuah permintaan receh yang sudah saya iyakan, meskipun saya sendiri masih bingung mengapa saya mengiyakan permintaan itu.#skip aja, curhat

Doyok, anak surabaya yang jiwanya tetap membonek dimana dan kapanpun itu. Untuk daftar kuliah saja, seorang doyok tidak pernah usaha, urusan daftar mendaftar saja didaftarin, sampai tryout pun tidak pernah mengikuti. Sungguh orang jawa asli yang menerapkan prinsip falsafah jawa, nerima ing pandum, dipikir ro mlaku, sing penting yakin. saat ditanya "yok, gak sekolah ta yok?" jawabannya selalu padat, ringkas, dan mudah dipahami,"ora", tanpa banyak alasan, tidak seperti polisi yang di vonis hukuman mati. Jika dilihat dari kacamata teman-teman seangkatan, Doyok adalah seorang seniman yang selalu dipercaya untuk pembuatan lirik, puisi, aktor theater (yang sebenarnya tidak bagus, bagus amat) hanya saja auranya untuk nyeniman sangat kuat sampai dari kejauhan pun kita yang mengenal doyok bisa tertawa karena melihat cara jalannya.

Deskripsi ini sebenarnya karena sebuah ke inginan dari doyok sendiri yang tiba-tiba ngechat dengan bahasa campuran indo-jawa nya. 


Bila dilihat dari profil wa, dia tidak memiliki poto dirinya sendiri atau tidak pede atau bisa juga agar tidak ketahuan wajahnya untuk VCS, memasang profil ipin ketawa. Dari profilnya bisa dilihat juga doyok seperti apa (Ipin Ketawa ada maksud). 

Berbagai pengalaman menarik yang saya tidak bisa ceritakan, bahkan sampai di cap penyuka pria oleh teman-teman tidak membuat seorang Doyok merasa dirinya anxiety atau mengeluh. Dalam penyikapan ini, sebenarnya ada dua kemungkinan. Karena memang benar penyuka pria(cokkk) atau ia memang benar-benar penyuka pria (waulllahhu a'lam). Padahal sepengetahuan saya, Doyok sangat gemar, bahkan pengedar link video senonoh. Dari zaman hanna anisa sampai kebaya merah tertangkap, doyok selalu tahu duluan. Alasan ini pun tidak membuat doyok dianggap normal. 

NB: Kebenaran cerita ini bisa ditanyakan pada Doyok sendiri. Sama tanya aja!, fikri bucin apa kabar? 

Contact Doyok : +62 895-3360-30492

Kamis, 02 Maret 2023

Dari Polisi, PSSI, sekarang Tukang Pajak

Sungguh resah untuk pengangguran jomblo seperti saya yang setiap hari-harinya  hanya mencari hiburan lewat youtube. Entah mengapa ya, algoritma youtube saya selalu muncul berita tentang masalah-masalah orang. Padahal saya cuma ingin melihat hiburan-hiburan seperti MU kalah, Tonights Premier Net, Indonesian idol, dan Timnas menang . Walaupun hal ini jarang upload namun tontonan ini selalu saya tunggu-tunggu. Jarang-jarang tapi istiqomah. Sedangkan berita ini tidak jarang dan tidak istiqomah. 

Dari saat saya di pondok ( polisi ) terus PSSI, sampai tukang pajak. Kenapa ya? kelakuan mereka sekarang kok gampang terbongkar buruknya. Apa karena mereka sudah capek dilihat baik, padahal orang-orang desa selalu senang ketika melihat anak atau tetangganya menjadi PNS.  Atau karena teknologi yang sudah semakin menggila, sehingga media bisa menjadi sangat gampang untuk memberitakannya. Mbak Najwa Shihab dari dulu selalu berani mengungkap kebenaran. Dan masalah -masalah ini biar dibahas Mbak Nana aja. Saya cuma ingin melakukan wawancara dengan narasumber yang kompeten yaitu Eks Polisi yang dikutuk menjadi ikan sepat setelah menghina ibunya karena naik pajero.

Wawancara ini dilakukan setelah saya menemukannya di kolam wisdom park UGM. Ikan sepat ini saya bawa ke kontrakan dan saya cemplungkan ke bak kamar mandi.

Aku : " Gimana mas sepat, apa kabar mas, rejeki lancar?".
Ikan Sepat : " Alhamdulillah rejeki iseh lancar".
Aku : " Sampean mau tak wawancarai mas, kudu jawab yo!, udah jauh-jauh dari wisdom lo".
Ikan Sepat : " Iyo-iyo, apapun buat gen z pokok e".
Aku : " Wess mantap, gini mas, kenapa para pengurus sekarang kok sering ketahuan buruknya bahkan sampai diberitakan mas?".
Ikan Sepat : "Karena berlebihan merekanya".
Aku : "Berlebihan, maksudnya gimana mas".
Ikan Sepat : "Dulu saya pernah mondok, saya dulu nakal sekali dan dulu tidak pintar untuk berbuat nakal, sering sekali ketahuan". 
Aku :" Lololo ini gimana to mas, aku gak tanya biografine sampean lo".

Ikan Sepat : "Sabar duluu, gini... , manusia kan tempatnya salah dan lupa ya, ya kalau kata jeje itu nakal boleh, jahat jangan " . Jadi, nakal sebenarnya wajar bagi setiap orang. Setiap orang pasti pernah sengaja atau tidak disengaja berbuat salah. Lha, sekarang kan nakalnya berlomba-lomba, udah bisa nakal ngambil duit sedikit aja, tapi malah ngambilnya kebanyakan, udah bisa nakal penjara in aja malah membunuh, ya pasti ketahuan lahh".

Aku : " Lha terus, apa hubungannya sama di pondok tadi".
Ikan Sepat : " 0o iya yaa, jadi gini, saya dulu di pondok diajari nakal oleh (rahasia) begini katanya "nakal itu boleh tapi yang pintar, jangan sering-sering, kalau sering nanti ketahuan dan jangan pernah coba-coba nakal pas hari selasa"".
Aku : " Kenapa hari selasa mas?".
Ikan Sepat : " Lha itu, saya masih bingung sampai sekarang".
Aku : " Baik, wawancara sudah selesai mas, mas boleh makan apa aja yang di bak mandi ini dan saya sudah pesankan gojek untuk pulang ya mas".
Ikan Sepat : oke siap

Saya membatin , kok bisa ya narasumber sekeren ini bisa tak ajak bicara dan mau saya pesankan gojek. 
  
 

Sabtu, 25 Februari 2023

The Relationship of "Sudah PW dan Ingin Kencing"

Sebenarnya kisah hubungan ini sudah pernah ada yang menuliskan. Namun, pada kenyataannya cerita ini tidak hanya dirasakan oleh satu orang. Saya juga sering mengalami kisah ini dalam hidup. Dan saya ingin menuliskan kembali hubungan ini dalam bentuk genre comedy-romance Indonesia. Part 1.

Sering kali secara tidak sadar, kita hadir dalam hubungan ini. Menjadi orang ketiga dengan rasa Juancokki sekali disaat rebahan posisi sangat PW, rasa ingin kencing itu datang seperti mantan yang ternyata pacarnya teman kita sendiri, seakan tak pernah merasa bersalah. Padahal, semua rakyat kamar tidur sudah bermesraan masing-masing. Posisi haandphone sudah menancap bermesraan dengan cesnya, bantal sudah berbaringan dengan gulingnya, suara lagu komang sudah mendesah berirama dengan musik boxnya, selimut sudah meniduri kasurnya, sungguh suasana yang sangat romantis. Jika ada gelap maka ada cerah. maka pasangan inilah yang menjadi gelap disaat cerahnya suasana kamar. Tidak akan pernah akur sampai orang ketiga yaitu saya sendiri memutuskan untuk membuang jauh-jauh hubungan mereka. 

Posisi PW : (nyekrol tiktok, shopee, ig, nonton TNS) "AHHhhhh" seluruh badan istirahat.
Kencing    : " ANTERIN KELUAR DONG?", bicara pelan namun memaksa.
Posisi PW : "Wah si Anjink, janganlahh!, hilang nanti aku"
Kencing : "Aku pengen keluar lo, Hayoo"
Posisi PW : " Lo bisa teleport ga sih anjink, udah gabisa inii, hilang nanti aku". 
Kencing : " Ya, gabisa lah goblok, atau aku keluar disini nih"
Posisi PW : " Bodo amat, keluar aja sendiri"  

Posisi PW sangat egois tidak pernah berpikir visioner, mementingkan keinginannya sendiri atau karena Posisi PW terus berada di posisi DPR kita. Sehingga tidak pernah memikirkan tanggung jawabnya sekalipun. Tak perlu waktu lama, orang ketiga  datang dengan sangat sabar dan ikhlas menuruti kemauan Kencing. Kencing disini juga semaunya, tidak pernah bisa sabar ditahan disaaat Posisi PW ada. Entah mengapa dunia terus bertengkar, berperang dan hanya menunggu orang ketiga datang untuk menengahi. Tidak ada satupun dari mereka inisiatif mengalah, merasa dirinya lebih kuat, padahal mengalah belum tentu kalah. 

Mungkin disini Posisi PW kalah di karenakan kencing yang sudah memiliki previlage atau orang dalam yang bisa mengancam anggota (glomerulus) pada pimpinan orang ketiga itu. Namun disisi lain, posisi PW akan terus datang dimana pun. Meskipun kadang ada Kencing mengganggu. 

Sehingga hubungan ini terus ada sampai jadi debu...... Ku di liang yang satu... Ku di sebelahmu..... 

Jumat, 24 Februari 2023

Salah seorang teman bernama Faza


Faza, anak jepara yang belum menikah dan tidak pengen jenggotan ini selalu memiliki apa yang saya butuhkan. Sebenarnya semua teman yang saya kenal, selalu melakukan hal seperti ini. Ketika pertama kali diajak naik gunung, tidak adanya alat, pengalaman, serta finansial yang cukup tidak menjadi alasan untuk tidak berangkat. Dengan modal niat, keberanian, dan motor Vario 150 yang jika saya pake, bapak akan kerja naik sepeda itu, saya selalu mendapatkan bantuan Partial Founded dari teman-teman saya. Entah syarat apa untuk mendapatkan bantuan itu. Bermodal tes wawancara yang tidak semua orang bisa melakukannya.
Test pertama ( Ketika meminjam Tas Gunung, Sleping Bag , Jaket Gunung, Kaos Kaki)

Aku : " Aku besok naik gunung sama temenku, ikut nggak?".
Rakha : " Waduh kayake ga bisa eg, aku ada acara besok ".
Aku : "Aku ki kan pertama kali, boleh pinjem punyamu nggak?".
Rakha: " Iya wes yas bawaen aja".

Sungguh suasana yang magis, alasan apa yang membuat teman saya seperti itu. Kejadian ini juga sama dengan teman bernama Alexandroo

Aku : " Lex/Ndro, pinjem kaos kakimu yo?".
Alexandro: "Yo".

Betapa magisnya itu, tak terduga sekali, kaos kaki seorang pemain handbal kabupaten gresik ini boleh  untuk dipinjamkan. Saya merasa sangat pro untuk wawancara di dunia pernyilih-nyilihan(pinjam-meminjam). Bahkan, ketika saya kehabisan uang beli lauk untuk makan malam ada aja anak di sekre memberikan lauknya secara cuma-cuma. 

Aku : "Nandi dwitku yo", sambil muter-muter mencari sisa-sisa recehan. Faiz datang dengan bayang-bayang malaikat mikail.
Faiz : "Iki lo lauk, gak usah beli lauk, iki ae enak" ( lauk sambel dari tiktok shop,taulah).

Saya masih bingung mengapa teman-teman saya dari dulu sampai sekarang pun selalu memudahkan urusan-urusan tidak penting ini. Saya jadi berpikir apakah saya punya pelet untuk hal ini, atau saya selalu beruntung menemukan spesies sejenis mereka.

Jika benar ada spesies jenis ini, saya pun menemukan jenis yang sangat akut. Tidak semerta-merta dipinjamkan atau diberikan. Bahkan barang-barangnya ada di depan doa sepertiga malam hidup saya. Seperti ketika banyaknya barang untuk syarat ospek lupa saya bawa banyak yang masih ketinggalan di rumah. Saya mengechat meminta tolong di grup "jogjaslay".

Aku :"Ada yang punya dasi hitam nggak?"

Faza mengetik, Sudah menjadi hal yang biasa seperti itu, tanpa waktu yang lama serta wawanncara atau tes yang berlibet pun balesan chat permintaan saya akan menjadi kenyataan.

Faza : "Aku enek"

Setelah dipikir-pikir, dasi hitam saja masih kurang. Kemudian saya meminjam, tablet, tas, klambi, serta kaos kaki kesayangan. Yang jawabanya pasti selalu "Aku ada". Jika di ibaratkan anime maka faza inilah yang menjadi doraemon pemilik kantong ajaib. Bahkan, untuk saya jogging pun dia bersedia meminjamkan kaos kaki kesayangannya.

Sebenarnya masih banyak spesies jenis mereka yang selalu bertemu dengan saya. Meskipun tidak saya ceritakan semuanya. Semoga dengan tulisan ini, spesies jenis mereka terus bertambah merucut bahkan sampai ke dunia pemerintahan kepada rakyat kecil. Semoga mereka-mereka akan awet( istiqomah) bukan hanya kepada saya (malah ke enakan nanti) melainkan pada semua orang. 

Selasa, 21 Februari 2023

Panggilan Nama Bapak tidak semenyakitkan panggilan " EYANG"

Sungguh tidak jelas, konsep olokkan panggilan nama sudah tidak mengikuti aturan nenek moyang kita. Betapa indah dan syahdu sekali apabila kita dapat memanggil teman dengan panggilan nama bapak mereka. Efek- efek dopamin sehat akan terus melekat jika kita bisa memanggilnya seperti itu. Bayangkan, teman saya yang namanya indah "Alfajaki" bisa dipanggil "Djanoed" oleh anak-anak. Betapa membahagiakan sekali bisa mengetahui nama bapak teman sendiri. Memang benar apa kata orang "Untuk apa kita mematok standard kebahagiaan yang terlalu tinggi, jika mengetahui nama bapak teman adalah kebahagiaan tiada tanding". Namun, olokkan itu tidak berguna bagi saya. Entah apa yang memengaruhi anak milenial jaman sekarang sehingga propokator siapa yang memanggil saya dengan panggilan "EYANG". Masih menyimpan misteri...

Panggilan eyang lahir saat saya berada dipondok. Tentu sudah menjadi hal yang lumrah bila dipondok mendapat panggilan tidak sesuai dengan namanya. Hampir 2/3 populasi teman-teman sudah terpanggil tidak sesuai dengan nama lahir. Panggilan ini pun ada yang lanjut S1 atau berhenti hanya pas dipondok saja. Adapun sebab terjadinya kelanjutan S1 dikarenakan alumni pondok banyak yang berada di satu Universitas yang sama. Budaya yang lalu telah ikut terbawa ke teman-teman baru. Salah satu panggilan yang lanjut S1 adalah punya saya. Ya mau bagaimana lagi. Alumni pondok saya banyak yang di UGM.

Kadang kita harus sadar akan terjadinya suatu resiko jangka panjang. "Eyang" tentu sudah terlalu melekat pada diri saya. Panggilan nama yang seharusnya yas mulai terasa asing dan nggak enak didengar. Tentu saya pun sudah berpikir jangka panjang untuk resiko dari panggilan eyang itu sendiri. Panggilan yang sudah pasti-pasti banget menggunakan ejaan yang terakhir dan jelas efeknya akan ambigu. Bayangkan bila chat wa saya terlihat orang tua. Tapi saya harap jangan pernah. Selain malas menjelaskan, saya juga gak mau orang tua berpikir keras perihal panggilan itu. Panggilan ini pun telah mendapat perhatian insentif dari saya.  Saya pun sudah bisa mengkategorikan jenis orang yang memanggil saya dengan panggilan eyang.

1."Yang"

Panggilan orang biasa yang ingin ngobrol. Panggilan seperti ini hanya biasa-biasa aja. Kalau chat paling cuma diskusi atau sekedar memberi info atau pum sebaliknya.

2."yangg" 

Panggilan orang biasa yang ada sesuatu. Jenis ini kebanyakan cewe.

3."yangggggyang" 

Panggilan iblis beserta teriakan jahanam. Panggilan ini biasanya cewe yang ingin meminta bantuan yang tidak penting.

4."yang eyang"

Panggilan orang yang mau minjem duit. Ber ejaan tiga kali yang berpola sama dengan ratusan (Seratus).

5." eyang"

Panggilan orang yang tidak terlalu dekat.

6." ey"

Panggilan yang wagu didengar dan dibaca.

 

Dari kecil selalu merasa risih bila mendengar ada orang ngobrol dengan yang-yangan. Bapak-ibu saya sendiri juga tidak pernah memanggil yang-yangan. Efek ini seakan menjadi bom nuklir kepada saya. Bayangkan ini terjadi di tempat umum. Bayangkan saja dulu. Jika teman cewe bisa anda pahami, meskipun saya sendiri risih. Jika teman selain cewe, #@*&%#%#&@*#T, Sungguh tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Apalagi dengan teriak, ditambahi sentuhan cengkok-cengkok manja, bayangkan... Orang-orang di luar sana akan berpikir saya apa ya Allah.

Seiring berjalanya waktu, dengan perenungan keikhlasan yang sangat lama. Saya pun memahami, memang panggilan bapak sekarang tidak cukup menarik untuk menjadi panggilan nama teman kita. Karena nama bapak pada jaman sekarang sudah mengikuti perkembangan jaman dan juga tidak selucu dulu.  Kalau dulu ada "Sutisna" sekarang sudah berubah jauh "Alfriz" perbedaan yang sangat mencolok. Tidak dapat di pungkiri, kreativitas pemuda jaman sekarang memanglah terbaik. Mereka akan terus mencari cara agar hiburan lama (panggilan nama bapak) akan terus di update dan di modifikasi yang harapanya akan menjadi manfaat. Setidaknya penghilang stress.