Akhir -akhir ini aku jarang melihat mu
Tumben, satu poto storypun gak kelihatan
Hmm kamu yang hilang ...
----------------------------------------
"Menulis itu bisa dimanapun, buku saya sendiri ditulis cuma pake hp". Kata Puthut ea yang selalu menjadi motivasi saya untuk menulis. Namun, puisi ini tidak saya lanjutkan karena malu menuliskannya. Entah mengapa ketika saya menulis ini, saya merasa selalu diperhatikan. Dan saya tidak nyaman dengan kondisi seperti itu. Tentu pada kondisi aslinya tidak seperti apa yang saya rasakan. Padahal cuma GR saja. Saya menulis ini ditempat warung nasi goreng terenak se daerah yang dekat dengan kontrak an (Jogja).
----------------------------------------
Hal yang aneh pun ada. Tepat setelah ku menuliskan itu. Kau muncul hingga hari ini, Aku tidak tahu kenapa ?. Kalau menurut agama, setiap ucapan adalah doa. Ya agak aneh, aku tidak pernah mengucapkan. Apakah tulisan juga bagian dari ucapan. Yang jelas masih berbeda artian. Gimana?. Atau kata-kata setiap ucapan adalah doa tidak tepat. Atau bisa jadi ucapan yang dimaksud disini hanyalah template yang sebenarnya berartian hati terdalam. Hati yang sering berbicara sendiri. Hati yang kadang tidak terkontrol. Bagaimana kalau pas tidak terkontrol itu terucap di hati, yang sudah diingatkan seorang musisi bernama dere.
Heeey manusia berisik, punya hati tapi tak hati-hati
Beralaskan logika, sering merasa benar
Terimakasih mbak dere yang sudah mengingatkan.
Plot twist
Dan kau cuma muncul sebentar.
Minggu, 04 Juni 2023
Home »
#barokahalways
» Dimana kamu








0 komentar:
Posting Komentar