RECENT COMMENTS

4/footer/recent

Minggu, 04 Juni 2023

Dimana kamu


Akhir -akhir ini aku jarang melihat mu

Tumben, satu poto storypun gak kelihatan

Hmm kamu yang hilang ...


----------------------------------------


"Menulis itu bisa dimanapun, buku saya sendiri ditulis cuma pake hp". Kata Puthut ea yang selalu menjadi motivasi saya untuk menulis. Namun, puisi ini tidak saya lanjutkan karena malu menuliskannya. Entah mengapa ketika saya menulis ini, saya merasa selalu diperhatikan. Dan saya tidak nyaman dengan kondisi seperti itu. Tentu pada kondisi aslinya tidak seperti apa yang saya rasakan. Padahal cuma GR saja. Saya menulis ini ditempat warung nasi goreng terenak se daerah yang dekat dengan kontrak an (Jogja).


----------------------------------------


Hal yang aneh pun ada. Tepat setelah ku menuliskan itu. Kau muncul hingga hari ini, Aku tidak tahu kenapa ?. Kalau menurut agama, setiap ucapan adalah doa. Ya agak aneh, aku tidak pernah mengucapkan. Apakah tulisan juga bagian dari ucapan. Yang jelas masih berbeda artian. Gimana?. Atau kata-kata setiap ucapan adalah doa tidak tepat. Atau bisa jadi ucapan yang dimaksud disini hanyalah template yang sebenarnya  berartian hati terdalam. Hati yang sering berbicara sendiri. Hati yang kadang tidak terkontrol. Bagaimana kalau pas tidak terkontrol itu terucap di hati, yang sudah diingatkan seorang musisi bernama dere.


Heeey manusia berisik, punya hati tapi tak hati-hati

Beralaskan logika, sering merasa benar


Terimakasih mbak dere yang sudah mengingatkan.


Plot twist


Dan kau cuma muncul sebentar.

0 komentar:

Posting Komentar