Sebenarnya kisah hubungan ini sudah pernah ada yang menuliskan. Namun, pada kenyataannya cerita ini tidak hanya dirasakan oleh satu orang. Saya juga sering mengalami kisah ini dalam hidup. Dan saya ingin menuliskan kembali hubungan ini dalam bentuk genre comedy-romance Indonesia. Part 1.
Sering kali secara tidak sadar, kita hadir dalam hubungan ini. Menjadi orang ketiga dengan rasa Juancokki sekali disaat rebahan posisi sangat PW, rasa ingin kencing itu datang seperti mantan yang ternyata pacarnya teman kita sendiri, seakan tak pernah merasa bersalah. Padahal, semua rakyat kamar tidur sudah bermesraan masing-masing. Posisi haandphone sudah menancap bermesraan dengan cesnya, bantal sudah berbaringan dengan gulingnya, suara lagu komang sudah mendesah berirama dengan musik boxnya, selimut sudah meniduri kasurnya, sungguh suasana yang sangat romantis. Jika ada gelap maka ada cerah. maka pasangan inilah yang menjadi gelap disaat cerahnya suasana kamar. Tidak akan pernah akur sampai orang ketiga yaitu saya sendiri memutuskan untuk membuang jauh-jauh hubungan mereka.
Posisi PW : (nyekrol tiktok, shopee, ig, nonton TNS) "AHHhhhh" seluruh badan istirahat.
Kencing : " ANTERIN KELUAR DONG?", bicara pelan namun memaksa.
Posisi PW : "Wah si Anjink, janganlahh!, hilang nanti aku"
Kencing : "Aku pengen keluar lo, Hayoo"
Posisi PW : " Lo bisa teleport ga sih anjink, udah gabisa inii, hilang nanti aku".
Kencing : " Ya, gabisa lah goblok, atau aku keluar disini nih"
Posisi PW : " Bodo amat, keluar aja sendiri"
Posisi PW sangat egois tidak pernah berpikir visioner, mementingkan keinginannya sendiri atau karena Posisi PW terus berada di posisi DPR kita. Sehingga tidak pernah memikirkan tanggung jawabnya sekalipun. Tak perlu waktu lama, orang ketiga datang dengan sangat sabar dan ikhlas menuruti kemauan Kencing. Kencing disini juga semaunya, tidak pernah bisa sabar ditahan disaaat Posisi PW ada. Entah mengapa dunia terus bertengkar, berperang dan hanya menunggu orang ketiga datang untuk menengahi. Tidak ada satupun dari mereka inisiatif mengalah, merasa dirinya lebih kuat, padahal mengalah belum tentu kalah.
Mungkin disini Posisi PW kalah di karenakan kencing yang sudah memiliki previlage atau orang dalam yang bisa mengancam anggota (glomerulus) pada pimpinan orang ketiga itu. Namun disisi lain, posisi PW akan terus datang dimana pun. Meskipun kadang ada Kencing mengganggu.
Sehingga hubungan ini terus ada sampai jadi debu...... Ku di liang yang satu... Ku di sebelahmu.....







0 komentar:
Posting Komentar