RECENT COMMENTS

4/footer/recent
Tampilkan postingan dengan label #bahagia#menghibur #barokah#bismillah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #bahagia#menghibur #barokah#bismillah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Februari 2023

Panggilan Nama Bapak tidak semenyakitkan panggilan " EYANG"

Sungguh tidak jelas, konsep olokkan panggilan nama sudah tidak mengikuti aturan nenek moyang kita. Betapa indah dan syahdu sekali apabila kita dapat memanggil teman dengan panggilan nama bapak mereka. Efek- efek dopamin sehat akan terus melekat jika kita bisa memanggilnya seperti itu. Bayangkan, teman saya yang namanya indah "Alfajaki" bisa dipanggil "Djanoed" oleh anak-anak. Betapa membahagiakan sekali bisa mengetahui nama bapak teman sendiri. Memang benar apa kata orang "Untuk apa kita mematok standard kebahagiaan yang terlalu tinggi, jika mengetahui nama bapak teman adalah kebahagiaan tiada tanding". Namun, olokkan itu tidak berguna bagi saya. Entah apa yang memengaruhi anak milenial jaman sekarang sehingga propokator siapa yang memanggil saya dengan panggilan "EYANG". Masih menyimpan misteri...

Panggilan eyang lahir saat saya berada dipondok. Tentu sudah menjadi hal yang lumrah bila dipondok mendapat panggilan tidak sesuai dengan namanya. Hampir 2/3 populasi teman-teman sudah terpanggil tidak sesuai dengan nama lahir. Panggilan ini pun ada yang lanjut S1 atau berhenti hanya pas dipondok saja. Adapun sebab terjadinya kelanjutan S1 dikarenakan alumni pondok banyak yang berada di satu Universitas yang sama. Budaya yang lalu telah ikut terbawa ke teman-teman baru. Salah satu panggilan yang lanjut S1 adalah punya saya. Ya mau bagaimana lagi. Alumni pondok saya banyak yang di UGM.

Kadang kita harus sadar akan terjadinya suatu resiko jangka panjang. "Eyang" tentu sudah terlalu melekat pada diri saya. Panggilan nama yang seharusnya yas mulai terasa asing dan nggak enak didengar. Tentu saya pun sudah berpikir jangka panjang untuk resiko dari panggilan eyang itu sendiri. Panggilan yang sudah pasti-pasti banget menggunakan ejaan yang terakhir dan jelas efeknya akan ambigu. Bayangkan bila chat wa saya terlihat orang tua. Tapi saya harap jangan pernah. Selain malas menjelaskan, saya juga gak mau orang tua berpikir keras perihal panggilan itu. Panggilan ini pun telah mendapat perhatian insentif dari saya.  Saya pun sudah bisa mengkategorikan jenis orang yang memanggil saya dengan panggilan eyang.

1."Yang"

Panggilan orang biasa yang ingin ngobrol. Panggilan seperti ini hanya biasa-biasa aja. Kalau chat paling cuma diskusi atau sekedar memberi info atau pum sebaliknya.

2."yangg" 

Panggilan orang biasa yang ada sesuatu. Jenis ini kebanyakan cewe.

3."yangggggyang" 

Panggilan iblis beserta teriakan jahanam. Panggilan ini biasanya cewe yang ingin meminta bantuan yang tidak penting.

4."yang eyang"

Panggilan orang yang mau minjem duit. Ber ejaan tiga kali yang berpola sama dengan ratusan (Seratus).

5." eyang"

Panggilan orang yang tidak terlalu dekat.

6." ey"

Panggilan yang wagu didengar dan dibaca.

 

Dari kecil selalu merasa risih bila mendengar ada orang ngobrol dengan yang-yangan. Bapak-ibu saya sendiri juga tidak pernah memanggil yang-yangan. Efek ini seakan menjadi bom nuklir kepada saya. Bayangkan ini terjadi di tempat umum. Bayangkan saja dulu. Jika teman cewe bisa anda pahami, meskipun saya sendiri risih. Jika teman selain cewe, #@*&%#%#&@*#T, Sungguh tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Apalagi dengan teriak, ditambahi sentuhan cengkok-cengkok manja, bayangkan... Orang-orang di luar sana akan berpikir saya apa ya Allah.

Seiring berjalanya waktu, dengan perenungan keikhlasan yang sangat lama. Saya pun memahami, memang panggilan bapak sekarang tidak cukup menarik untuk menjadi panggilan nama teman kita. Karena nama bapak pada jaman sekarang sudah mengikuti perkembangan jaman dan juga tidak selucu dulu.  Kalau dulu ada "Sutisna" sekarang sudah berubah jauh "Alfriz" perbedaan yang sangat mencolok. Tidak dapat di pungkiri, kreativitas pemuda jaman sekarang memanglah terbaik. Mereka akan terus mencari cara agar hiburan lama (panggilan nama bapak) akan terus di update dan di modifikasi yang harapanya akan menjadi manfaat. Setidaknya penghilang stress.