Yth, Bapak alm Wakhid
Doyok, alias Alfin Hisyam Chakim, yang bahkan saya harus tanya dulu nama aslinya karena sudah lupa, adalah salah satu dari beragam spesies unik di jajaran teman saya sendiri. Jika kita sebagai orang asing yang tidak mengenal doyok, bisa dibayangkan dengan orang cina (cindo), memiliki otot yang besar, muslim yang taat (menggunakan kopyah dimanapun), bak mualaf cina salah pergaulan. Mengambil jurusan filsafat adalah jalannya, berkuliah di dekat rumah adalah jalan(kemauan) almarhum ayahnya.Yang pasti ayahnya sekarang merasa sangat senang karena kemauannya dituruti. Beliau pasti tersenyum di alam sana, melihat anaknya patuh padanya.
#Skip aja, curhat
Saya sangat tidak pintar untuk menulis deskripsi tentang orang bahkan teman saya sendiri. Selalu ada pertukaran dalam diri saya tentang sifat-sifat orang.
diri1 : "orang ini baik", saat mood saya baik (uang banyak)
diri2 : " wahh, ora apik wong iki" saat mood saya tidak baik (lagi gaada uang)
Menulis deskripsi orang merupakan ilmu yang sangat sulit, berbeda kacamata, berbeda mood, sangat berpengaruh terhadap tulisan. Perlu kebijaksanaan yang tinggi. Karena sebuah permintaan receh yang sudah saya iyakan, meskipun saya sendiri masih bingung mengapa saya mengiyakan permintaan itu.#skip aja, curhat
Doyok, anak surabaya yang jiwanya tetap membonek dimana dan kapanpun itu. Untuk daftar kuliah saja, seorang doyok tidak pernah usaha, urusan daftar mendaftar saja didaftarin, sampai tryout pun tidak pernah mengikuti. Sungguh orang jawa asli yang menerapkan prinsip falsafah jawa, nerima ing pandum, dipikir ro mlaku, sing penting yakin. saat ditanya "yok, gak sekolah ta yok?" jawabannya selalu padat, ringkas, dan mudah dipahami,"ora", tanpa banyak alasan, tidak seperti polisi yang di vonis hukuman mati. Jika dilihat dari kacamata teman-teman seangkatan, Doyok adalah seorang seniman yang selalu dipercaya untuk pembuatan lirik, puisi, aktor theater (yang sebenarnya tidak bagus, bagus amat) hanya saja auranya untuk nyeniman sangat kuat sampai dari kejauhan pun kita yang mengenal doyok bisa tertawa karena melihat cara jalannya.
Deskripsi ini sebenarnya karena sebuah ke inginan dari doyok sendiri yang tiba-tiba ngechat dengan bahasa campuran indo-jawa nya.








0 komentar:
Posting Komentar