RECENT COMMENTS

4/footer/recent

Kamis, 25 Juli 2024

Titip Rindu Buat Mas Jokpin

Mas Joko Pinurbo, panggilannya mas jokpin, sungguh panggilan yang fix Jogja wes, kok bisa ?, Jalan kaliurang (jakal), Jalan magelang (jamal), Sarkem (Pasar Kembang) (Sarana K Masyarakat). K-nya bisa dibuat sendiri. “Terbawa lagi langkahku kesana, Ku percaya selalu ada sesuatu di Jogja”. Sesuatunya itu ya mas Jokpin ini. Bahkan penggalan puisi mas Jokpin sendiri, “Jogja Terbuat dari Rindu, Pulang, dan Angkringan”. Rindunya pasti ada ke mas Jokpinya itu. Terlepas dari klitih, sampah, dan hal-hal lainya, Jogja dengan kehadiran Mas Jokpin selalu romantis.  

Sangat bersyukur diberi waktu untuk berangkat pada Festifal Sastra YK 2022. Dalam rangkaian acara itu ada sesi baca puisi dan talkshow. Salah satu yang baca dan narasumbernya adalah Mas Jokpin. Selepas Isya berangkat ke lokasi, kebetulan lokasi acara ada di jalan malioboro. Berangkat Bersama teman, tiga orang, gendon, fajek, dan saya sendiri. Pas sampai di parkiran, depan cafĂ© teras malioboro yang sekarang, dulu masih boleh parkir disitu, HUJAN DERAS. Ya mau gamau harus kayang dulu, neduh dong. Sekitar satu jam an hujan sudah mulai reda, hanya rintik biasa. Kemudian kami pun jalan kaki menuju lokasi acara. PAS sekali acara baru dimulai. Saya sendiri sangat menikmati acaranya. Tidak terlalu ramai karena masih hujan, yang kebetulan habis hujan deras. Beruntung teman saya membawa kamera. Mengabadikan momen, menikmati momen, EH lha kok ketemu Ayad DKK, Ayad siapa? bisa dibaca di ini( https://pehhbuejo.blogspot.com/2023/09/ya-begitulah-ayad-ayada.html ). Ahkk yang pasti malam itu sangat chuakss sekali.

Pertemuan Kedua saya dengan mas Jokpin masih dengan keberuntungan, kali ini mas Jokpin diundang ke kampus saya. Saat itu acaranya adalah bedah buku, buku mas Jokpin sendiri. Lokasi acara diadakan di Fakultas Sastra UGM. Tepatnya di Gedung duwur dewe FIB. Kebetulan acara nya terbatas, info link pendaftaran nya didapat dari link ke link grup WA. Kali in tidak kebetulan, jadwal acara bentrok dengan jadwal kuliah saya. Saat itu saya masih sungkan tibsen (titip absen) pada teman, masih gamada. Nekat bolos (los wes). Berangkat dengan teman saya gendon. Acaranya full peserta. Pemuda kursi belakang ini, ga tau kenapa otomatis mencari kursi depan. Acara asik romantic yo i. Namun, gendon tidak mau untuk saya ajak urunan beli bukunya. Saya RP2000 gendon RP48000. Lah ko bisa dia tidak mau dong. “Penyesalan akan slalu menakutkan, tapi itu kenyataan…. kenyataan”. Dia masih tidak mau. “Ndon penyesalan selalu diakhir”. Dia masih tidak mau.

Mas Jokpin Terimakasih, Karya Jenengan Abadi.

Kamis, 11 Juli 2024

Lawu Ora Lucu #belum selesai



Saya bingung mau ngasih judul apa. Pendakian ini merupakan salah satu pendakian ajaib yang pernah saya alami. Ajakan mendaki di sela-sela kehidupan kuliah adalah ide yang cukup menarik. Ide yang tidak hanya bersuara namun berpogres menjadi rencana dan kegiatan. Rencana ini sudah tertata sejak h-5 pendakian. Berawal dari nongkrong saya bersama teman-teman kemudian paklek saya ngechat. 

Paklek : "Masih senang ndaki ora?".

Aku :"Ya pasti masih".  

Paklek" Ayo yas lawu, isok nggak?". Bajigur kok ya langsung to the point gini batin saya.

Aku : "Gass ae, kosongku sabtu minggu, sampean carikan tanggal ae mas", .

Paklek : "Tanggal 11-12 bisa nggak?".

Tanpa pikir yang ruwet-ruwet, ajakan ini langsung saya iyakan. Kemudian saya menanyakan hasil diskusi ini pada empat teman saya, "Aku besok sabtu berangkat ke lawu, ikut nggak?". Tanpa pikir panjang, teman saya juga mengiyakan ajakan saya.  Begitulah sosok lelaki sebenarnya, diskusi yang hanya butuh 5 menit, bahkan cuma modal WA, rencana pun dapat tersampaikan dengan jelas dan baik. 

Jumat, 10 Maret 2023, kami berempat berangkat menuju basecamp dengan menggunakan sepeda motor. Cuaca yang tidak jelas, kadang hujan, kadang panas membuat perjalanan ini terwanai oleh kekhawatiran diri sendiri. Perjalanan dari kontrakan saya (jogja) menuju basecamp Candi Cetho sekitar 5 jam. Itu pun sudah plus berhenti makan dulu di karangayar. Sesampainya di basecamp, kami disambut oleh teman yang sudah datang duluan. Ia berangkat sendiri dari Solo yang hanya butuh 2 jam setengah untuk sampai ke bascamp pendakian. Rasa capek akan perjalanan ditambah suasana malam di basecamp, tak butuh waktu lama untuk membuat kami tertidur.

Sabtu, 11 Maret 2023, berhubung paklek saya tidak kunjung datang (baru berangkat pagi dari Kediri). Saya memutuskan untuk meminta teman-teman lebih dulu memulai pendakian agar tidak terlalu merepotkan. Teman-teman mulai berangkat dari basecamp tepat pukul 8 pagi, sedangkan saya masih menunggu paklek datang. Entah saya dan teman-teman berpikir apa pada saat pamitan. Isi dari tas kami masing-masing tetap sama dari berangkat. Dompet saya dan setengah logistik perjalanan dibawa teman-teman saya naik. Yang lebih parah, saya tidak tahu ciri tenda yang dibawa. Kebutuhan kamar mandi dan ces yang serba ekonomis pariwistis (bayar). Ya dalam posisi itu saya menahan kencing dan memaksa tidur sembari menunggu paklek yang tidak kunjung datang. Sebelum tidur saya menyempatkan mengeces hp agar dibayar paklek pas sudah datang. 

Jam 11 siang saya bangun dengan panik, takut paklik sudah kebingungan mencari tempat basecamp saya. Kemudian saya mengambil handphone yang ada di rental ces. "Mas bayarnya tunggu bentar ya, uangnya tak ambil dulu", kata saya pada penjaga rental ces yang padahal saya meminta uang pada paklek. Dan ternyata benar, panggilan misscal sudah 2 kali (untung masih 2 kali, berarti barusan sampek). Paklik datang dengan sambatan google map yang merepotkan perjalannya (Google yang sudah bayak membantu pun masih bisa disambati). Kami mengobrol sebentar, berbicara perihal alasannya mengapa baru datang serta perasaan gak enak pada saya yang sudah lama menunggu. Istirahat dan registrasi pun usai, kemudian kami bergegas siap-siap berangkat menuju pendakian.

Pada via Candi Cetho, terdapat lima pos, yang pos terakhirnya adalah sabana. Saya sebelumnya sudah sepakat dengan teman saya untuk ngecamp disitu aja. Saya dan paklek berangkat pukul 12.30 dari basecamp. Kami sepakat melakukan pendakian agak terlalu cepat agar menghindari pendakian malam. Ada sebuah artikel di internet menyebutkan, pendakian di lawu via candi cetho membutuhkan waktu standard sekitar tujuh jam untuk sampai ke pos 5 (gupak menjangan). Jadi perkiraan untuk sampai sekitar jam 7 malam. 

Ngobrol perihal dunia menjadi hiasan perjalanan kami. Fakta menarik yang kemudian menjadi hiburan bagi saya adalah ternyata paklik juga merupakan penonton setia Dzawin Nur (Youtuber Traveling). Ya seperti yang diketahui bang Dzawin dalam videonya selalu mencari-cari setan gunung. Ia bahkan melakukan comedy yang menurut saya sangat berani (melakukan hal yang dianggap memanggil setan). Sangat kebetulan sekali paklik selalu dibilang indigo menurut cerita-cerita keluarga saya. Pas sekali moment ini, Gunung lawu, paklik indigo, pendakian malam. "Mas agus, nko lek pean ndelok Pochi(pocong jaman now), pean duduhi aku yo", celetuk saya pada paklik. Sungguh posisi yang membuat saya penasaran. Sunset yang indah, serta perjalanan menuju maghrib membuat saya yang dari tadi guyonan perihal setan-setan pun agak terdiam(udah capek ngomong ini). Situasi yang diinginkan tiba (malam). Kenapa ?, karena pengen ketemu ...... . tapi juga pengen nggak ketemu malam karena saya lupa dengan warna tenda yang dibawa teman saya. 

Tidak terlalu lama untuk ditemani malam, Kami pun tiba di pos 5 sabana Gupak Menjangan. "Ndlogok" batin saya, pada diri saya sendiri ketika bertemu dengan sabana yang sangat luas sekali. "Mas agus, iki wes ketemu sabana tapi kok ga enek wong ngecamp ngene" kata saya pada paklik. Paklik hanya terdiam. Sabana merupakan area padang rumput yang sangat luas dan terbuka. Tidak adanya vegetasi membuat kami diterjang angin dan suhu dingin yang sangat ekstrim. Keputusan perlu diambil cepat. Tanpa diskusi yang terlalu lama saya pun memutuskan untuk tetap melanjutkan perjalanan. 

setelah hampir setengah jam perjalanan, kami menemukan sabana yang menjadi tempat untuk ngecamp. "Alhamdulillah" ucap saya. Namun tantangan tidak berhenti disini. Saya dan paklik masih mencari tenda yang sudah dipasang teman saya lebih dulu. "Is , fais" terus memanggil-manggil di antara tenda orang-orang yang sudah berjejeran banyak sekali. Setelah melewati semua tenda dari ujung ke ujung. Kami tetap tidak menemukan teman yang sudah dulu sampai. Saya dan paklik memutari kembali dan terus memastikan apa ketiduran teman saya yo. Alhasil saya dan paklik pun menyerah. Situasi angin yang mencekam sangat dingin. Membuat dingin tembus kedalam jacket paklik saya. Kekhawatiran saya pun membuat saya agak sedikit panik. Keputusan terbaik adalah melanjutkan perjalanan. Pikir saya waktu itu adalah menginap di warung mbokyem (salah satu warung tertinggi di jawa). 

Sabana yang saya pikir adalah pos terakhir ternyata salah. Saya dan paklik menemukan sabana tempat pendaki ngecamp. Saya melakukan hal yang sama seperti di sabana sebelmunya. Memanggil-mangil teman saya sembari mengelilingi tenda-tenda pendaki lainnya. "is fais, din mudin" nama yang saya sebutkan adalah nama teman saya. Dan sial, saya dan paklik tak kunjung menemukan tendanya. Ketika itu, saya dan paklik memutuskan istirahat sebentar di bawah pohon untuk menghindari hawa dingin yang mencekam. Karena saya merasa kasihan pada paklik "Sampean istirahat neng kene sek ae mas, tak golekane tendone" ucap saya. Paklik pun tidak mau dan masih ingin mencari bersama-sama. Sungguh tak bisa diungkapkan oleh kata-kata. Fais memanggil-mangil saya. "yas diyas". Tidak perlu lama, saya dan paklik langsung menghampiri dan masuk tenda yang sudah disiapkan oleh teman saya.  


10 July 2024 Brebes

 


    Posisiku hari ini adalah menjaga monitor agar tetap terjaga yah gimana tuh penulisannya. Agak bingung tapi tak apa. Sekarang jam setengah 5 pagi. Suara sounbox masjid sebelum azan berkumandang. Suara partner saya sedang tertidur (nnggrookkss ss vredsgg vfruzz) dikarenakan hari ini jumping shift sorenya. Habis shift malam bareng. 

    Ya saya disini bingung mau ngapain. Buka sosmed tidak ada yang menarik, yang menarik hanya spanyol lolos final uero malam ini dengan skor 2-1 menang atas mbapee dkk. Saya sangat rindu dengan pengejaran, keberanian untuk mencintai seorang perempuan, namun saya bingung saya haris bagaimana. Tidak berani, belum tertarik. Yah maaf tulisan ini sangat random, saya hanya rindu menulis. Hasil karya tulisan saya sebelumnya adalah akibat dari saya mencintai seseorang. Tulisan yang membuat saya mendapat rasa bahagia yang baru. Mendapat apresiasi, pujian, dan pasti kesombongan. Kesombongan masa muda. ya saya mengakui itu. Sifat kemaki ini kayak upil selalu hadir tanpa diminta dan nikmatnya terletak pada proses membersihkannya (ngupil) annjai. Karya yang tidak pernah dilihat olehnya. Meskipun mendapat apresiasi dukungan oleh teman2. Sekalilagi apalah tulisan ini sangat random. Tak apa saya hanya rindu tulis menulis. Mereferesh skill saya. 

    Menemukan wanita kapan yak, tiba tiba teringat jodoh itu ada dalam dirimu sendiri quote dari feed ig ceramahgusbaha. Ya giman itu saya pun tidak paham. Shift malam ini semoga menjadi berkah saya dan partner saya untuk kehidupan hari hari berikutnya. 

    Konon kata ayah pidi, tulisan proklamasi tidak rapi (murni) soekarno lebih indah dari pada cetakan kedua atau sudah dipermodern. Sekalilagi sastra ini sangat ngawur sekarepe dewek ( logat ngapak brebes). 

    1 jam kemudian kawan lama ku menghubungiku dia keterima di univ impiannya salah sath univ terbaik di indonesia kata saya karena saya disitu. Sayang prabowo gibran bukan alumni situ. Namun kabar itu beriringan dengan kabar bapaknya yang pulang ke rahmatullah. Kejadian seperti ini sudah sering saya dengar, lihat, kejadian yang bisa dibilang menurut saya berintuisi. 

    setelah membalas chat, lanjut kerja tinggal 5 menit kemudian senior shift pagi datang bertegur sapa terus mulehhh, tekan kos lansung twuruu, yws lah ncen urip iki kudu tetep slayy.  Peehh 


Senin, 02 Oktober 2023

Kadang rindu itu menyebalkan

Pengen sekali ngomong kangen. Kok susah ya. Lebih baik jangan yaa. Sudah tidak bisa. Jangan dipaksa. Nanti malah rugi sendiri. Menggunakan alasan apapun juga tidak disarankan. Berbahaya sekali. Pengen nangis juga sungguh terlalu (duniawi). Kalau kata Ayah Pidi "Melupakan itu sulit, mengingat juga sulit apalagi saat ujian". Perasaan masa lalu kadang-kadang hadir pas tepat lagi gak ada kerjaan ya thoo. (#bahayanganggur #kerja3x). Mau gimana lagi liburan kuliah yang cukup panjang membuat saya sendiri kadang belum terlalu dewasa untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Selain masak mie, motoran, nyanyi2, mengulik-ngulik masa lalu adalah hal yang bisa dilakukan untuk seorang jomblo pengangguran pemimpi besar ini. Sungguh kegiatan yang tidak mencerminkan posisi saya saat ini, yaitu menjadi manusia muda. 

Sebagai manusia muda yang bebas "we will young and will and free" lirik lagu pak dhe snopdog, ya harus sadar kalau sudah diberi kesempatan yang tidak semua orang bisa memilikinya. Harus bisa memanfaat waktu sebaik mungkin. "Lek yo ngono to pak, mashokk ra?", malah kangen-kangenan. 

Wahai manusia muda janganlah kalian terlalu ngganggur!. Efeknya memang tidak terasa sekarang. Mungkin bisa 5 tahun lagi, 10 tahun lagi, atau 20 tahun lagi. Yang jelas kalian harus "obah" GERAKK. 

Minggu, 10 September 2023

Belajar Menulis Puisi berjudul Teman-teman.


Umur saya sudah hampir menginjak 20 tahun (tambah tuwek, tapi masih muda). Teman-teman saya jelas masih muda juga. Belajar membuat puisi tentu masih boleh dan tidak dilarang negara. Puisi ini tidak semerta hanya teman saya yang bisa menikmati. Orang asing juga bisa (bayangkan saja menjadi teman saya). Dan alhamdlillah saya tetap menghormati semua orang tua karena mereka lebih dulu ada di bumi. Bingung ya?, saya pun bingung, ntar kalau gak bingung pas udah disurga (Aldi Taher).

Bismillah..
Teman-teman, bahagialah..
Karena dengan bahagia, semua aspek dari kehidupanmu akan digampangkan...
Dan jangan lupa sedih, karena itu juga menjadi sebab kebahagiaanmu...

Maaf jika aku lupa namamu
atau lupa wajahmu
umur kita akan terus bertambah
kalau kata ayah pidi, lupa itu mudah, dan tidak masalah    
yang penting jangan benci terlalu murkah

Maaf jika aku lupa rumahmu
atau lupa nama tengahmu
atau yang tidak punya nama tengah
Tentu tak masalah

Karya manusia muda
Kopi pake gula
Celana dalam masih dua
Becyandha-becyandha

Mencoba meng-abstraksi "Meja Kursi"

Meja itu terlihat seperti kayu yang mati dan bermanfaat. Walaupun tidak semua tentang kayu. Ada komponen alumunium dan plitur yang juga turut membuatnya berbentuk seperti meja. Meja juga memiliki teman namanya kursi. Namun, tidak semua meja meminta kursi untuk menjadi temannya. Teman yang hampir selalu bersama-sama. Di kafe, di rumah, di warung, dan masih banyak tempat-tempat mereka saling berkumpul. Kadang meja membutuhkan kursi, kadang pula kursi membutuhkan meja. Kadang malah penak lesehan. Penggunaan kata kursi daimbil dari bahasa arab "kursiyun"(bahasa arab yang diindonesiakan). sedangkan meja saya tidak tahu persamaan kata bahasanya. 

Ada sebuah kutipan menarik tentang kata meja kursi dalam satu kalimat Mbah Alm.Albert Einstein. Seorang fisikawan kelahiran jerman. "Meja, kursi, semangkuk buah dan biola; Apa yang dibutuhkan seorang pria untuk bahagia?" kalau tanggapan masyarakat desa saya mungkin akan memiliki pola yang sama. "Meja, kursi, secangkir kopi dan rokok surya; Apa yang dibutuhkan pria untuk bahagia?"

Ada banyak sekali jenis meja. Secara fungsionalitas, meja memiliki umur yang lebih tua dibandingkan kursi. Dalam bayangan saya, kebutuhan manusia secara naluri akan membutuhkan meja terlebih dahulu, sebelum naluri nya membutuhkan kursi. Tapi ternyata pendapat ini belum benar jika menurut chatgpt. Chatgpt menarik hal ini secara historis, menurut mesin ini, kemungkinan besar kursi diciptakan duluan sebelum meja. Chatgpt memberikan pengetahuan tentang bagaimana kursi difungsikan untuk orang yang memiliki kedudukan atau status sosial yang tinggi. Sedngkan meja akan selalu identik dalam dunia perpolitikan. Seperti KMB(Konferensi Meja Bundar), Meja panjang yang digunakan presiden putin untuk menemui presiden negara lainnya. Tentu, perdebatan meja dan kursi lebih duluan mana semoga akan bisa bermanfaat untuk anak cucu. Renungkanlah sebuah quote dari Biksu Tong "Kosong adalah isi, Isi adalah kosong".